Membuat Pizza Rumahan Ala Fauzia Bakery

Ingin  membuat pizza rumahan yang rasa premium seperti foto di bawah ini ayo gabung bersama  kami kursus membuat pizza di FAUZIA BAKING COURSE

 

Menerima Pesenan Kue Kering

Alhamdulillah , tidak terasa sebentar lagi umat muslim akan merayakan hari raya idul fitri , dan tentunya sebagai umat muslim bahagia menyambut lebaran. Apakah bunda bunda sudah mempersiapkan hidangan Roti kering atau cemilan cemilan yang akan kita hidangkan di ruang tamu yang akan di santap tamu tamu bahkan saudara saudara dan handai taulan. Jika Bunda merasa tidak ada waktu untuk membuat roti kering Jangan kuatir fauzia bakery menerima pesanan roti kering dan menjual roti kering yang lezat enak higenis dan tanpa pemanis buatan atau bahan pengawet  tentu nya ada harga ada rasa. Silahkan di coba….

Berikut harga Roti kering fauzia bakery :

Kue kering fauzia ennaakk dan lezat !!!
Tanpa pemanis buatan,tanpa pengawet
Bahan-bahan pilihan.
Keterangan :
1. Harga paket toples ukuran 250 gr 4 macam Rp 140.000
Harga/toples 250 gr Rp 37.000
2.Harga paket toples ukuran 500 gr 4 macam Rp 260.000
Harga/toples 500 gr Rp 67.000

goodtime

Chocolate stick cookies

Kastengel

kue lidah kucing

Nastar strawbery

Putri salju mede

Roll tart nanas keju nastar gulung

sagu keju

Aneka kue kering fauzia

kacang mede

kue kering yang enak dan lezat

roti kering aneka rasa

Dan masih banyak roti kering lain nya Untuk lebih detail silahkan langsung call no hp saya di atas ya bunda untuk respon lebih cepat

Menerima Pesanan Roti Buaya Khas Betawi ala Fauzia bakery

Fauzia Bakery Menerima Pesanan Roti buaya khas Betawi berbagai ukuran atau selera anda , setiap ukuran tentunya harga berbeda. untuk harga seperti foto di bawah ini buaya jantan  Rp 150.000 .

Untuk harga sepasang jantan betina harga Rp 300.000

harga 125, 000 tidak ada isi nya

untuk yang isi , berisi coklat , keju atau coklat keju ( campur ) tergantung selera

Jika anda berminat pesan roti buaya silahkan tlp ke nomer kami di atas agar pemesanan anda lebih jelas dan detail baik harga maupun ukuran. untuk wilayah yogyakarta sekitar akan kami antar ke rumah anda.

Untuk Pemesanan lebih detail, anda bisa hubungi kami di:
No HP,SMS/Whatsapp/ Line : 081229569432
PIN BB: D77585F0
TLP Rumah : 0274 – 4541818
Facebook: Fauziah Rahma
Alamat:
Perumahan pertamina Blok G8 Purwomartani Kalasan Sleman Yogyakarta

Sejarah Roti Buaya :

Roti Buaya Khas Betawi Suku Betawi percaya bahwa buaya hanya kawin sekali dengan pasangannya; karena itu roti ini dipercaya melambangkan believe kesetiaan dalam perkawinan. Pada saat pernikahan, roti diletakkan di sisi mempelai perempuan dan para tamu kondisi roti ini melambangkan karakter dan sifat mempelai laki-laki.  Buaya secara tradisional dianggap bersifat sabar (dalam menunggu mangsa).Selain kesetiaan, buaya juga melambangkan kemapanan. Akan tetapi kini dalam simbolisme budaya modern, makna buaya berubah menjadi hal yang buruk, misalnya buaya judi, buaya minum (pemabuk) dan buaya darat (orang yang mata keranjang.

Berikut cerita singkat tentang roti buaya khas betawi , Dalam upacara pernikahan Betawi, roti buaya selalu hadir sebagai bagian kelengkapan. Roti tawar berbentuk sepasang buaya ini mengandung makna kesetiaan. Karena itu pula roti ini disimpan oleh pengantin. Tidak dimakan apalagi dibagikan pada tamu.

Buaya sendiri telah menjadi hewan yang dianggap suci oleh orang Betawi sejak zaman leluhur. Menurut JJ Rizal, ahli sejarah yang berdarah Betawi, seekor buaya hanya mempunyai satu pasangan seumur hidupnya. Atas kepercayaan inilah, orang Betawi menggunakan buaya sebagai perlambang kesetiaan. Dalam perikahan diharapkan agar pasangan saling setia.

“Sayang, pernikahan adat Betawi dulu dan sekarang jauh berbeda. Dulu, roti buaya sengaja dibuat sekeras mungkin, semakin keras roti, semakin baik kualitas roti tersebut. Tujuan sebenarnya dari pembuatan roti buaya ini bukan untuk dimakan,” kata JJ Rizal.

Menurut pria lulusan Universitas Indonesia ini, roti buaya akan dipajang di tengah-tengah ruangan hingga acara pernikahan selesai. Setelah itu, roti tersebut akan ditaruh di atas lemari pakaian di kamar pengantin. Karena roti buaya tersebut keras dan tidak punya rasa, roti ini pun akan tahan lama.

Kualitas roti buaya yang tahan lama dilihat dari keras tidaknya roti. Roti buaya akan dibiarkan hingga hancur dan berbelatung di atas lemari.

“Inilah yang menjadi perlambang bahwa dua roti buaya simbol suami istri tersebut hanya bisa dipisahkan oleh maut, oleh raga yang sudah berbelatung.Nah, zaman sekarang filosofi seperti ini sudah mulai ditinggalkan. Jika kalian memesan roti buaya, yang membuat malah balik bertanya, mau isi cokelat atau keju. Padahal hal ini sudah menyalahi adat sebenarnya,” tambah pendiri Kominitas Bambu ini.

Tak hanya isian, roti buaya zaman sekarang teksturnya jauh lebih lembut, juga ditambah dekorasi tempelan cokelat atau kismis. Padahal dulu roti buaya sangat berat seperti batu dan polos begitu saja.

Roti buaya di pernikahan Betawi zaman sekarang akan dibagi-bagikan kepada para tamu apabila acara pernikahan sudah selesai. Sedangkan kedua mempelai tidak membawa roti tersebut ke kamar tidur mereka. Para tamu yang datang juga akan menikmatinya dengan mencelupkannya ke dalam sirop.

“Hal ini sudah keliru, tapi tetap dibiarkan. Simbol kesetiaan itu sebenarnya tidak boleh sama sekali dimakan, mengingat buaya adalah hewan suci. Hingga sekarang, masih ada beberapa orang yang nganca, atau menganca, yaitu memberikan sesajen kepada leluhur buaya di kali atau sungai di Jakarta,” sambung Rizal.

 Sumber: food.detik.com

Yang paling sering di cari:

harga roti buaya 2016,harga roti buaya,harga roti buaya khas betawi,harga roti buaya di mayestik,cetakan roti buaya,resep roti buaya ncc,jual roti buaya,harga roti buaya sepasang

Menerima pesenan Ayam Kodok ala Fauzia Bakery

 

Sebagian orang pasti masih bingung, Bagi anda yang belum pernah mendengar ayam kodok maka dengan membaca postingan fauzia bakery kali ini, saya harap anda sedikit mendapatkan pencerahan mengenai masakan yang satu ini. Walaupun mengandung nama kodok, namun percayalah, masakan ini sama sekali tidak berhubungan dengan kodok secara harfiah. Menurut saya, koreksi jika saya salah, nama ayam kodok diberikan mungkin karena bentuk ayam yang setelah dipermak sana dan sini menjadi menyerupai kodok yang sedang duduk. Ayam kodok merupakan makanan yang terbuat dari ayam utuh yang dikeluarkan daging dan tulangnya tanpa merusak kulitnya sama sekali. Bagian sayap dan paha bawah disisakan agar bentuknya masih menyerupai ayam. Daging ayam lantas dipisahkan dari tulang-tulangnya, dicincang dan dicampur dengan aneka bahan lain seperti daging sapi, kentang rebus tumbuk, roti tawar dan aneka bumbu untuk kemudian dimasukkan kembali ke dalam rongga kulit ayam hingga terbentuk kembali ayam yang utuh. Biasanya juga ditambahkan telur rebus ke dalamnya sehingga ayam terlihat lebih gemuk dan berisi.

Resep Ayam Kodok banyak sekali beredar di internet, kalau mau googling sendiri silahkan.., kalau resep yang ini ala fauzia Bakery yang penting adalah cara cara pembuatannya yang banyak orang tidak paham, makanya saya usahain foto step by stepnya ya, untuk cara melepas kulit ayamnya nanti menyusul, karena kemaren tuh bala bantuan motret datang setelah aku selesai menguliti ayamnya hihihi…Kerennya Ayko ini, karena merupakan hidangan yg mewah dan tidak selalu ada, alias dihidangkan untuk acara2 khusus, naahh bentar lagi natal dan tahunbaru bersama keluarga.. saatnya bikin nih… Yuk dicoba!.. Untuk foto2 nya saya ambilkan dari internet ya, kerepotan jika saya harus foto satu persatu pas lagi membuat ayam kodok ini.

Khusus buat bunda bunda yang tidak punya waktu untuk membuat ayam kodok, fauzia Bakery dengan senang hati membantu anda dengan menerima pesanan ayam kodok, untuk lebih detail nya bisa hubungi no telepone di atas…Untuk Harga ayam kodok di fauzia Bakery cukup murah yaiti 450.000

Untuk 15 – 20 porsi
 
Bahan:
– 1 ekor ayam negeri, saya menggunakan ayam dengan berat 1 kg
– 500 gram daging ayam cincang dari ayam yang dilepaskan kulit dan tulangnya
– 4 butir telur rebus, kupas kulitnya
– 300 gram daging sapi cincang
– 6 lembar roti tawar
– 200 ml susu cair
– 2 butir telur, kocok lepas
Bumbu, dihaluskan:
– 1 1/2 sendok teh merica bubuk
– 1/2 butir pala
– 8 butir bawang putih
– 8 butir bawang merah
Bumbu lainnya:
– 2 sendok makan kecap asin
– 1 sendok makan saus tiram
– 1 1/2 sendok teh kaldu bubuk
– 1/2 sendok teh garam
Saus untuk mengoles ayam saat dipanggang, aduk jadi satu:   
– 2 sendok makan kecap manis
– 1 sendok makan kecap asin
– 1 sendok makan minyak sayur atau margarine cair
Saus coklat: 
– 1 sendok makan margarine
– 1 butir bawang bombay, cincang halus
– 4 siung bawang putih, cincang halus
– 1 1/2 sendok teh merica hitam butiran, tumbuk kasar
– 1/2 butir pala, haluskan
– 1/4 sendok teh merica bubuk
– 2 sendok teh saus tiram
– 3 sendok makan kecap manis
– 1 1/2 sendok makan kecap asin
– 1/2 sendok teh kaldu bubuk
– 500 ml air kaldu
– 2 sendok makan maizena, cairkan dengan 2 sendok makan air
Cara membuat dan Melepaskan kulit ayam 

Siapkan ayam,  letakkan di meja datar, bersihkan ayam dengan menggosok permukaan kulit ayam dengan menggunakan garam kasar. Gosok hingga kulit ayam bersih, cuci bersih ayam dari sisa garam dengan air mengalir. Kulit ayam akan terasa kesat dan terlihat kinclong setelah proses ini.

Persiapkan pisau dapur kecil yang sangat tajam dan gunting, kita akan melepaskan kulit ayam.
Letakkan ayam di atas meja, mulailah melepaskan kulit ayam dari bagian bawah ayam yang terbuka. Lepaskan dengan hati-hati dan perlahan dengan menggunakan pisau. Gunakan jari anda untuk masuk ke dalam kulit dan lepaskan hati-hati jaringan di bawah kulit ayam. Jika sulit dilepas, gunakan gunting sebagai bantuan.

Lakukan proses pelepasan kulit ini dari dua arah, yaitu dari bagian atas ayam yang terbuka. Ini untuk memudahkan jari anda menjangkau bagian tengah. Potong sendi antara sayap dengan badan menggunakan pisau tajam, biarkan sayap tetap utuh. Lakukan pada kedua sayap.

Jika semua bagian badan telah lepas, keluarkan bagian badan ayam dari sayatan di bawah, sekarang kita akan melepaskan bagian paha. Tarik kulit di bagian paha hingga menyentuh bagian bawah, potong bagian sendi paha bawah yang tersambung dengan paha atas. Lakukan pada kedua paha. Sekarang bagian badan ayam yang telah terlepas dari kulitnya bisa anda pisahkan, letakkan di mangkuk terpisah.

Potong setengah bagian paha bawah yang masih menempel di kulit, lakukan pada kedua paha. Gunakan pisau tajam dan alat pemukul yang berat saat melakukannya, saya menggunakan ulekan batu.

Letakkan kulit ayam di meja, rapikan sehingga kulit terpentang. Jahit bagian kulit yang berlubang dengan benang. Jahit bagian leher yang terbuka sehingga tertutup rapat. Kita akan memasukkan isi lewat bagian bawah ayam. Masukkan kulit ke dalam mangkuk, tutup rapat agar tetap lembab dan sisihkan. 

Membuat isi: 
Lepaskan daging ayam dari tulang-tulangnya, akan terkumpul sekitar 500 gram daging. Cincang daging menggunakan pisau tajam atau masukkan ke dalam food processor dan proses hingga lumat.Rendam roti tawar dengan air susu, remas-remas hingga roti hancur. Tambahkan susu/air jika roti kurang basah. Sisihkan.

Siapkan mangkuk, masukkan daging ayam cincang, daging sapi cincang, telur kocok, bumbu halus dan roti tawar. Aduk rata. Tambahkan kecap asin, saus tiram, kaldu bubuk dan garam. Aduk hingga rata. Cicipi rasanya, jika kurang asin tambahkan kecap asin ke dalamnya.
Bentangkan kulit ayam di meja, rapikan. Masukkan setengah adonan isi ke dalam kulit ayam, tekan dan dorong sehingga isi menjadi padat. Masukkan dua butir telur ayam rebus di sisi dan kanan ayam, masukkan kembali sisa adonan tekan dan padatkan di bagian paha dan badan ayam. Masukkan dua butir telur rebus dengan mendorongnya ke dalam adonan, letakkan di sisi bawah, kanan dan kiri. Padatkan adonan dan tarik kulit yang terbuka agar menutup, jahit dengan menggunakan jarum dan benang hingga kulit tertutup rapat.
Balikkan ayam, rapikan bentuknya. Letakkan ayam di panci kukusan, kukus dengan api sedang selama 35 – 40 menit atau hingga ayam matang. Terlalu lama mengukus akan membuat kulit ayam menjadi pecah dan rusak. Angkat ayam.Cek air bekas mengukus ayam, jika masih tersisa, ambil sebanyak 500 ml. Ini merupakan air kaldu yang menetes dari ayam, kita akan menggunakannya untuk membuat saus coklat.

Olesi permukaan ayam dengan bumbu pengoles menggunakan kuas, ratakan hingga menutupi seluruh permukaan ayam. Panggang ayam di dalam oven dengan suhu 170’C selama 15 menit atau hingga permukaan ayam menjadi coklat keemasan dan terlihat mengkilap. Keluarkan ayam, olesi dengan bumbu pengoles sekali lagi dan panggang selama 5 menit. Angkat ayam, pindahkan ke piring saji. Membuat saus coklat:

Siapkan wajan, panaskan margarine hingga meleleh dan panas, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan kecoklatan. Tuangkan air kaldu sisa mengukus ayam sebanyak 500 ml. Masak hingga mendidih.
Masukkan kecap manis, saus tiram, kecap asin, lada hitam, kaldu bubuk dan merica bubuk. Aduk rata. Tuangkan larutan maizena ke dalamnya, aduk rata hingga larutan mengental. Cicipi rasanya. Angkat. Penyajian:

Potong ayam membujur di tengah-tengah dari bagian leher ke bagian ujung belakang. Iris tipis masing-masing potongan sehingga telur bisa teriris dengan baik. Letakkan di piring saji dan siram dengan saus coklat.
Menyantap ayam kodok lebih sedap dengan sayur rebus seperti wortel dan buncis rebus. Yummy!   Selamat Mencoba…!!!!

Yang paling sering di cari:

ayam kodok jogja